Dua Tim KIR SMPIT Bakti Insani Lolos Babak 8 Besar, Siap Berkompetisi di Final SMA UII Yogyakarta

SMPIT BAKTI INSANI – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan formal tingkat pertama. Dua tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) dari SMPIT Bakti Insani berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meloloskan naskah penelitian mereka ke dalam babak 8 besar dalam ajang Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) tingkat SMP/MTs/Sederajat se-DIY yang diselenggarakan oleh SMA UII Yogyakarta, Senin (18/05/2026).

Kompetisi bergengsi tahun 2026 ini mengusung tema “Inovasi Energi Terbarukan untuk Masa Depan Berkelanjutan”. Dengan keberhasilan ini, Tim 1 yaitu  Faiha Alma Yasmin dan Assabil Husna Efendi, serta Tim 2 yang beranggotakan Kira Fadia Shaima dan Adsila Risyan Rosyada dari SMPIT Bakti Insani berhak melaju ke babak grand final untuk memperebutkan gelar juara. 

Keberhasilan ini dikonfirmasi langsung setelah pihak panitia mengumumkan daftar peserta yang lolos seleksi tertutup dari tim juri. Berdasarkan lini masa (timeline) resmi perlombaan, pengumuman hasil seleksi naskah tersebut dirilis secara daring pada tanggal 18 Mei 2026 melalui laman resmi SMA UII Yogyakarta. Sebelumnya, kedua tim telah melewati proses panjang mulai dari pendaftaran yang dibuka sejak 1 April hingga batas akhir pengumpulan naskah pada 15-16 Mei lalu.

Kepala Sekolah SMPIT Bakti Insani mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas dedikasi para siswa serta guru pembimbing yang terlibat. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai sekolah menengah pertama terbaik se-DIY, sehingga pencapaian masuk ke jajaran 8 besar merupakan bukti kualitas riset dan inovasi yang orisinal dari para siswa.

 

Selanjutnya, kedua tim dijadwalkan akan mengikuti Technical Meeting secara daring atau sesuai ketetapan panitia pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Babak penentuan atau grand final sendiri akan dilaksanakan secara luring (tatap muka) pada hari Kamis, 21 Mei 2026 di lingkungan SMA UII Yogyakarta. Dalam babak final tersebut, para finalis akan diberikan waktu 5 menit untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka di hadapan Dewan Juri, disusul dengan sesi tanya jawab intensif selama 15 menit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

22 − 15 =
Powered by MathCaptcha